Tempat Wisata Pulau Padar Labuan Bajo

Tempat wisata Pulau Padar Labuan Bajo menawarkan pemandangan teluk yang melengkung, laut biru yang dalam, dan pantai warna-warni. Pulau Padar memberi nuasa eksotis yang berbeda pada musim kemarau dan hujan. Pada musim hujan, hamparan hijau akan memanjakan mata pengunjung, Sedangkan pada musim kemarau, hamparan kecoklatan memberikan nuansa savana khas yang diapiti teluk dengan laut biru.

1. Pulau Padar dalam Taman Nasional Komodo

Letak Pulau  Padar yang berada dalam kawasan Taman Nasional Komodo Labuan Bajo, menjadikan Pulau ini mudah dijangkau. Karena itu, kala menghabiskan waktu wisata di Taman Nasional Komodo, lazimnya Pulau Padar menjadi salah satu destinasi yang wajib dinikmati.

Di kawasan Taman Nasional Komodo, ada banyak pulau yang tercakup di dalam kawasan konservasi tersebut. Ada beberapa pulau besar dan Pulau Padar merupakan pulau besar ketiga di  dalam kawasan. Di sekitar pulau ini ada beberapa pulau kecil.

Secara geografis, letak pulau padar lebih dekat dengan Pulau Rinca ketimbang Pulau Komodo. Pulau Rinca dan Pulau Padar diselingi oleh selat Lintah yang memiliki arus yang sangat kencang. Sementara secara administratif berada di kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

2. Keindahan alam Pulau Padar

Daya pikat Pulau Padar adalah gugusan bukit dan pantai. Topografi pulau terdiri dari gugusan bukit yang menjulang diapi biru laut. Bukit-bukit itu merupakan puncak gunung vulkanik dalam laut yang curam. Karena itu, Pulau Padar dikelingi teluk laut yang dalam.

Bukit Pulau Padar tidak terlalu tinggi dari permukaan laut, yakni 200 meter. Untuk mencapai puncaknya telah disediakan tangga. Maka, pengunjung akan menaiki 300 anak tangga untuk mencapai Puncak Padar. Ketika sudah berada di puncak, pengunjung akan disuguhi panorama tiga teluk melengkung dengan pantai yang warna-warni, yakni warna putih, hitam, dan pink.

Sebanyak 93,48 % dari luas wilayahnya ditutupi oleh vegetasi savana. Suhunya berkisar 25-27oC pada pagi hari. Pada malam hari pun tingkat kelembaban cukup tinggi, yakni berikisar 84-90%. Pada  siang dan sore hari suhunya mencapai 37oC dengan kelembaban paling rendah hanya 59%. Karena pulau ini cenderung kering, pulau ini hanya ditumbuhi rumput dan sedikit phon sehingga menjadi bukit yang terhampar savana. Pada musim hujan, Pulau Padar diselimuti oleh hamparan rumput hijau.

3. Sejarah Pulau Padar

Dibandingkan dengan Pulau Komodo, Pulau Padar agak belakangan dikenal luas. Pulau ini dikenal luar karena postingan dan informasi yang tersebar di internet. Begitu dikenal luas, pulau ini menjadi magnet yang menghipnotif wisatawan untuk merengkuh puncaknya. Operator wisata di Labuan Bajo umumnya menyertakan Pulau Padar sebagai salah satu paket wisata wajib yang ditawarkan.

Pulau Padar adalah bagian dari Kawasan Taman Nasional Komodo. Sementara it, UNESCO menobatkan Taman Nasional Komdo sebagai sebagai warisan dunia pada tahun 1991. Karena itu, Pulau Padar juga termasuk situs warisan dunia UNESCO.

Pulau ini juga menjadi salah satu habitat dari kadal raksasa purba, komodo. Memang, pada tahun 1990 tidak ditemukan kadal komodo di sana. Terjadi kepunahan lokal untuk hewan kambing dan komodo. Namun belakangan ini, hasil pengamatan di kawasan Taman Nasional Komodo ditemukan beberapa ekor komodo di Pulau Padar. Pada tahun 2018 diperoleh lebih dari lima ekor komodo tersebar di area barat, utara dan timur pulau.

4. Keunikan wisata alam Pulau Padar

Pulau Padar juga dijuluki sebagai suraga tersembunyi di Kawasan Taman Nasional Komodo. Dengan pemandangan yang memukau, Pulau Padar merupakan tujuan wisata alam yang ramai dikunjungi. Pulau Padar semakin popular justru karena pemandangan pulau dan pantai yang eksotis ketika dipandang dari puncak pukit.

Pulau ini memberi nuansa eksotis yang berbeda pada musim kemarau dan hujan. Pada musim hujan, hamparan hijau akan memanjakan mata pengunjung, Sedangkan pada musim kemarau, hamparan kecoklatan memberikan nuansa savana khas yang diapiti teluk dengan laut biru.

5. Paket wisata Pulau Padar

Pulau Padar merupakan zona rimba dan pemanfaatan dimana boleh dilakukan kegiatan wisata yang terbatas. Pulau Padar terdiri dari empat area, yaitu bagian selatan, barat, utara dan timur. Area yang terbuka untuk wisata adalah bagian selatan dan barat. Daya tarik wisata Pulau Padar adalah wilayah selatan dan long beach yang terletak di bagian barat pulau serta beberapa pulau kecil di sekitarnya

Dengan topografi yang berbukit dan curam, Pulau Padar menjadi spot incaran untuk trekking. Di puncak Padar, setelah melakukan trekking dengan menaiki tangga, penjungung akan dihadapkan dengan pemandangan teluk yang melengkung, laut biru yang dalam, dan pantai warna-warni.

Wisata Pulau Padar tidak hanya menawarkan pemandangan eksotis dari Puncak Padar. Tetapi, di sekitar Pulau Padar juga ada keindahan bawah laut yang memukau. Tidak jauh dari pulau, ada beberapa titik yang menjadi tempat scuba diving dan snorkelling.

6. Bagaimana ke Pulau Padar?

Gerbang untuk berwisata ke Pulau Padar adalah Labuan Bajo. Di Labuan Bajo sudah ada bandar udara bertaraf internasional, yaitu Bandara Komodo. Ada banyak rute penerbangan dari dan menuju nandara internasional ini.

Sesampai di Labuan Bajo, pengunjung dapat memilih hotel yang sesuai dengan kondisi keuangan. Sudah tersedia hotel berbintang dan juga penginapan murah.

Untuk berwisata ke kawasan Taman Nasional Komodo, termasuk di dalamnya Pulau Padar, pengunjung dimudahkan dengan ketersediaan moda transportasi laut, kapal wisata dan speed boat. Informasi dan paket perjalanan juga sudah banyak tersedia di Labuan Bajo.

7. Tips wisata Pulau Padar

Berwisata di Pulau Padar adalah mendaki bukit terjal. Berapa hal yang perlu dipersiapkan, antara lain memakai sepatu anti selip. Hal ini untuk menjaga diri agar tidak mudah tergelincir mengingat jalannya tanjakan dan menaiki tangga.

Selain itu, karena suhu Pulau Padar sangat  panas, disarankan untuk membawa penutup kepala, seperti topi atau payung. Perlu juga membawa hiking stick sebagai penopang selama mendaki menuju puncak Padar.

Leave a Comment